
Jakarta, batdu Indonesia
—
Cuaca di sejumlah wilayah
Jakarta
, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) terasa lebih
dingin
pada malam hingga pagi dini hari, dan panas saat siang hari. Hal ini dirasakan oleh beberapa warga, bahkan ramai jadi perbincangan di media sosial.
Salah seorang warga Bekasi, Saiful, mengaku cuaca di Bekasi pada malam hingga pagi hari cenderung dingin. Padahal, saat siang hari, cuaca terasa panas sekali.
“Kalau malam hari jadi terasa dingin. Biasanya sampai subuh, cuaca lebih dingin,” kata Saiful kepada
batduIndonesia.com
, Jumat (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah warganet di platform X juga melaporkan cuaca dingin yang terasa saat malam hari. Salah satu akun mengunggah foto tampilan HP-nya yang menunjukkan suhu di Jakarta berada di angka 24 derajat Celsius pada malam hari.
Merujuk data BMKG, suhu di Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (10/7) malam, berkisar antara 25 derajat hingga 28 derajat Celsius. Sementara, tingkat kelembapan 76 persen dan kecepatan angin 1,9 km/jam.
Lantas, apa penyebab cuaca dingin yang melanda sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada pagi dan malam hari?
Menurut BMKG, fenomena cuaca dingin di Jakarta dan sekitarnya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah Angin Monsun Australia. Angin ini bertiup menuju Benua Asia melewati Wilayah Indonesia dan perairan Samudera Hindia yang memiliki suhu permukaan laut relatif lebih rendah, sehingga menyebabkan suhu udara terasa lebih dingin.
“Angin ini bersifat kering dan sedikit membawa uap air, sehingga pada malam hari suhu mencapai titik minimumnya dan udara terasa lebih dingin,” jelas BMKG.
Fenomena Bediding
Fenomena cuaca dingin pada musim kemarau umum terjadi. BMKG menyebut hal ini sebagai fenomena Bediding.
“Fenomena udara dingin ini di daerah Jawa dikenal sebagai Bediding. Fenomena bediding dalam konteks klimatologi merupakan hal normal karena memang proses fisisnya berkaitan dengan kondisi atmosfer saat musim kemarau,” tulis BMKG di lamannya.
Pada musim kemarau, kata BMKG, jarang terjadi hujan dan tutupan awan berkurang. Hal ini menyebabkan panas permukaan bumi akibat radiasi Matahari lebih cepat dan lebih banyak yang dilepaskan kembali ke atmosfer berupa radiasi balik gelombang panjang.
Kemudian, curah hujan yang kurang juga menyebabkan kelembapan udara juga rendah yang berarti uap air di dekat permukaan bumi juga sedikit.
Bersamaan dengan kondisi langit yang cenderung bersih dari awan, maka panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepaskan ke atmosfer luar. Hal tersebut membuat udara dekat permukaan terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari.
“Kondisi ini umum terjadi pada wilayah Indonesia dekat khatulistiwa hingga bagian utara. Pada wilayah ini, meski pagi hari cenderung lebih dingin namun pada siang hari udara akan terasa lebih panas,” jelas BMKG.
“Hal ini karena ketiadaan awan dan juga kurangnya uap air saat musim kemarau menyebabkan radiasi langsung matahari akan lebih banyak pula yang mencapai permukaan bumi,” lanjutnya.
Sementara itu, wilayah selatan Indonesia seperti Sumatera Selatan, Jawa Bagian Selatan hingga Bali, NTT dan NTB pada siang hari suhu udara juga akan lebih rendah dari suhu udara periode bulan lainnya.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video batdu]
Baca lagi: Babak Baru B50: Lepas Jerat Impor Solar, Siapkah Infrastruktur RI?
Baca lagi: Bikin Ingatan Tokcer, Ini 8 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Otak
Baca lagi: Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin




7 Responses
Saya menikmati isi artikelnya sambil menikmati secangkir kopi. Setelah selesai membaca, saya juga sempat membuka [https://www.techmeme.com/080922/p39](https://www.techmeme.com/080922/p39).
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/258690 tadi.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299344 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://bmoreart.com/2014/01/metal-machine-music-the-work-of-dustin-carlson-by-jack-livingston.html lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Wah, tulisan ini memberikan sudut pandang baru buat saya. Sebagai pelengkap, tautan https://blog.u-s-history.com/2009/04/britain-by-train.html juga punya bahasan yang sangat relevan dan bagus untuk disimak.
slot gacor 777 terpercaya, coba main di genting138 pusatnya slot gacor
genting138 pusat main game online terbaru